Detail Cantuman Kembali

XML

penerapan bow thruster pada kapal tanker 17.500 DWT dan pengaruhnya terhadap kemampuan maneuvering


Untuk meningkatkan kemampuan maneuver kapal, peralatan khusus telah didesain untuk memberikan side thrust 360 derajat, Tipe paling umum adalah Tunnel Thruster atau Bow thruster, yaitu perangkat propulsi terdiri dari balingbaling dipasang di sebuah terowongan pada posisi melintang kapal dan tersedia dengan beberapa tambahan penggerak seperti motor listrik atau hidrolik. Kemampuan ini memungkinkan kapal untuk lebih independent saat memasuki pelabuhan atau dalam proses maneuver. Karena pada kapal Tanker ini membutuhkan waktu yang cukup lama unuk melakukan proses Maneuver, maka waktu yang dihasilkan kurang efektif. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengkaji gaya dorong yang dihasilkan Bow Thruster akibat perubahan besar diameter propeller Bow Thruster dan kemampuan akselerasi kapal pada saat maneuver akibat perubahan besar diameter propeller Bow Thruster tersebut yang menyebabkan perubahan diameter selubung (tunnel).Untuk mencari nilai Thrust yang terbesar dan nilai diameter putar terkecil. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa gaya dorong yang dihasilkan bow thruster berbanding lurus dengan perubahan besar diameter. Perubahan besar diameter propeller Bow Thruster menyebabkan akselerasi kapal pada saat melakukan proses maneuver semakin tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan radius yang ditempuh pada saat proses maneuver menjadi semakin lebih kecil. Dari hasil penelitian ini di dapatkan hasil dengan diameter propeller 2400 mm menghasilkan Thrust sebesar 583,74 kN, dengan Tactical Diameter (TD) lebih kecil dari 1650 mm dan 2000 mm yaitu 991mm.
622.19.17 Rya p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2019
Surabaya
xi, 47 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...